PROSEDUR PERKARA PENINJAUAN KEMBALI (PK)

1.

Permohonan PK diteliti kelengkapan berkasnya oleh Mahkamah Agung, kemudian dicatat dan diberi nomor register perkara PK.

2.

Mahkamah Agung memberitahukan kepada Pemohon dan Termohon PK bahwa perkaranya telah diregistrasi.

3.

Ketua Mahkamah Agung menetapkan tim dan selanjutnya ketua tim menetapkan Majelis Hakim Agung yang akan memeriksa perkara PK.

4.

Penyerahan berkas perkara oleh asisten koordinaator (Askor) kepada panitera pengganti yang membantu menangani perkara PK tersebut.

5.

Panitera pengganti mendistribusikan berkas perkara ke Majelis Hakim Agung masing-masing (pembaca 1, 2 dan pembaca 3) untuk diberi pendapat.

6.

Majelis Hakim Agung memutus perkara.

7.

Mahkamah Agung mengirimkan salinan putusan kepada para pihak melalui pengadilan tingkat pertama yang menerima permohonan PK.

  • aaaturut berduka cita bapak Aminuddin.jpg
  • aaUCAPAN pak habib .jpg
  • abCAPAN ribat.jpg
  • bUCAPAN buniyamin.jpg
  • cUCAPAN buRABIAH.jpg
  • UCAPAN aidil.jpg
  • UCAPAN Alpun.jpg
  • UCAPAN bakti.jpg
  • UCAPAN joni.jpg
  • UCAPAN  kurniawan.jpg
  • UCAPAN  SUHAIMI SE.jpg
  • UCAPAN suhatta.jpg
  • UCAPAN syai.jpg
  • UCAPAN ZUKRI.jpg
  • zturut berduka.jpg