Berita

safari ramadhan 3 1

 (Silangkitang29/04/2021) Tim Safari Dakwah Pengadilan Agama Rantauprapat dengan mengusung Thema membangun kesadaran hukum keluarga Islam, kembali menyapa masyarakat sekitar’ kali ini Tim yang langsung di pimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs.H. Ribat, S.H.,M.H. bersama tim pada malam Juma’at tanggal 29 April 2021 kembali mengunjungi Masjid Arrahman Desa Aek Gotik Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Perjalanan dari kantor Pengadilan Agama Ratauprapat menuju lokasi memakan waktu lebih kurang satu Jam. Sesampainya rombongan sore menjelang berbuka puasa langsung  disambut oleh Ketua MUI Silangkitang Bapak. H Adnan sekaligus juga dijamu buka puasa bersama  keluarga bapak Adnan.

Tim bersama jama’ah Aek Gotik Silangkitang melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjama’ah, usai Tarawih acara safari Dakwah Ramadhan Pengadilan Agama Rantauprapat oleh Badan Kemakmuran Masjid BKM Arrohman mempersilakan Tim  untuk menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya.

safari ramadhan 3 2

Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs. H. Ribat, S.H.,M.H. menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusias jama’ah untuk menghadiri kegiatan safari Dakwah ramadhan ini.. kami disambut dan dijamu buka puasa dan makan malam di rumah tokoh Agama bpk Adnan, kiranya Alah SWT membalas kebaikan dan dimurahkan rizkinya oleh Allah SWT. ungkapnya. Beliau juga merasa gembira dengan jama’ah shalat tarawih yang cukup banyak dan selama kami bersafari di mesjid Arrohman inilah yang paling banyak jama’ahnya..namun meskipun demikian berdasarkan data perkara yang  masuk ke Pengadilan Agama Rantauprapat, Kecamatan Silangkitang termasuk Kecamatan yang paling banyak mengalami persoalan rumah tangganya sehingga harus mengajukan gugatan perceraian..papar Ketua. Disamping itu angka pernikahan dini juga banyak terjadi di Kecamatan ini hal tersebut terlihat dari pengajuan Dispensasi kawin yang dari segi kuantitas sudah sangat mengkhawatirkan. Oleh karenanya kami datang ke sini bermaksud memberikan penyuluhan hukum keluarga Islam, agar masyarakat Islam yang tinggal di daerah ini mempunyai kesadaran tinggi bahwa pernikahan dini harus sama-sama kita cegah dan rumah tangganya berjalan damai dan sakinah..harap ketua.

safari ramadhan 3 3

Usai ketua memberikan kata sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Tim yaitu Bpk Drs. Aidil selaku panitera Pengadilan Agama Rantauprapat. Dalam Tausiyahnya , beliau mengupas tuntas tentang mukjizat al-quran  ayat yang pertama turun yaitu surat al-alaq yang dimulai dengan lafaz Iqra’ yang memerintahkan umat Islam harus pintar baca tidak hanya membaca ayat al-quran tetapi juga ayat kauniyah, karena dari proses membaca inilah maka sumber daya insani akan meningkat dan itu juga akan sangat berpengaruh terhadap diri seorang muslim, keluarga dan masyarakat sekitarnya.tandasnya.

safari ramadhan 3 4

Saat ini umat Islam masih diliputi dengan kondisi sosial yang miskin, mundur dan terbelakang, hal ini disebabkan umat Islam sangat lambat dalam mersepon perintah Allah SWT surat yang pertama tadi. Padahal Allah SWT sudah mengingatkan kita agar kita harus banyak membaca, belajar dan meneliti. Dan itu semuanya untuk meningkatkan dan memberdayakan kualitas dan pemahaman kita akan diri, keluarga dan masyarakat kita..jelas ust yang juga alumni pondok pesantren Purbabaru Mandailing Natal. Selanjutnya bila umat Islam sudah cerdas dan memilki wawasan luas, saya yakin tidak ada lagi anak-anak kita baik pria maupun wanita kawin dalam usia yang sangat dini . Dan kita juga sebagai orang tua akan terus berupaya untuk  memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi anak-anak kita, sehingga tidak ada ruang bagi mereka untuk berpikir untuk menikah diusia dini karena ruang pikiran mereka untuk itu sudah kita isi dan kita  sibukkan dengan belajar dan mengasah keterampilan mereka..uangkapnya bersemangat.

safari ramadhan 3 5

Di penguhujung acara, Ketua Tim Drs. H. Ribat, S.H.,M.H. memberikan bantuan berupa air minireal, gula dan Teh yang dapat digunakan oleh jama’ah untuk persiapan i’tikaf pada malam Lailatul qadar. Selanjutnya oleh Ketua disampaikan bahwa jangan di lihat dari bentuk atau bendanya tapi lihat dari keikhlasan dan ketulusan hati kami, karena kegiatan ini dikelola secara swadana, sebaliknya pihak BKM masjid Arrahman sangat berharap bahwa kegiatan ini dapat berlanjut tahun depan dan seterusnya.. (semoga barokah.. By RR)  

tema : Letak Kebahagiaan Bukan Pada Kemewahan Dunia

Oleh  : Bapak Joni, S.Ag

Bintal joni 1

Rantauprapat I 29 April 2021

Hari Kamis tanggal 29 April 2021 pukul 13.00 Wib bertepatan dengan 27 Ramadhan 1442 H, dengan mengucap Alhamdulillah masih diberi kesehatan sehingga masih dapat melaksanakan kewajiban berpuasa tahun ini dan mudah-mudahan segala amal ibadah kita diterima Allah Subhanahu Wata'ala sehingga selesai Ramadhan tahun ini kita menjadi orang-orang yang bertaqwa, Aamiinn .. Pembinaan Mental (BINTAL) dihadiri oleh Drs. H. Ribat, S.H., M.H (Ketua), Buniyamin Hasibuan, S.Ag ( Wakil ), Panitera dan Sekretaris, Para Kepala Sub Bagian, Para Panitera Muda Hukum, Para Cpns, Para Staff dan Para Tenaga Kontrak/PPNPN Pengadilan Agama Rantauprapat.

Sudah menjadi sunatullah bahwa setiap manusia ingin mendapatkan kebahagiaan dari kesuksesan, setiap orang ingin bahagia dan sukses, akan tetapi ada sebahagian orang yang menilai kebahagiaan itu terletak di harta dan orang tersebut selalu berusaha mengumpulkan harta setiap hari, dan ada orang yang menganggap kebahagiaan itu ada dijabatan, maka setiap hari dia berusaha memperoleh jabatan bagaimanapun jalannya, ada juga orang yang beranggapan kebahagiaan itu ada digunung, dilaut, dibulan dan lain sebagainya dan mereka mengejar kebahagiaan yang menurut mereka benar. Jika demikian itu gambaran kehidupan yang sesungguhnya, lalu di mana sebenarnya letak sukses dan kebahagiaan itu. Berkeinginan menjadi orang kaya, berpangkat, terpandang, dan seterusnya tidak ada yang keliru. Harta dan pangkat sebenarnya penting sebagai instrumen untuk meraih kebahagiaan, asalkan dipandang dan ditempatkan secara tepat. Tidak sedikit orang mengira bahwa kebahagiaan itu terletak pada ketika seseorang sedang diberi, atau sedang memiliki. Tatkala sedang diberi dan atau memiliki merasa bahagia. Mungkin saja anggapan itu benar, tetapi kebahagiaan dimaksud sifatnya hanya sementara. Tidak lama kemudian, kebahagiaan itu akan segera menghilang.

Kebahagiaan dan kesuksesan yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan Allah terletak  pada orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah. Walaupun mungkin engkau melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta. Namun jika engkau melihat jauh, engkau akan mengetahui bahwa merekalah orang-orang yang paling berbahagia.  Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: 97). Ini adalah balasan bagi orang mukmin di dunia, yaitu akan mendapatkan kehidupan yang baik.

Letak kebahagiaan bukanlah dengan memiliki istana yang megah, mobil yang mewah, harta yang melimpah. Namun letak kebahagiaan adalah di dalam hati, yaitu hati yang memiliki keimanan, yang selalu merasa cukup dan selalu bersandar pada Allah Ta’ala.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita dan memberikan kita surga dunia yaitu dengan memiliki hati yang selalu bersandar pada-Nya. Hati yang selalu merasa cukup itulah yang lebih utama dari harta yang begitu melimpah.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi  wa sallam. 

bintal joni 2

 

Selesai kegiatan bintal dilanjutkan dengan tadarus bersama masing-masing kelompok, karena pada tanggal 05 Mei 2021 kita akan melaksanakan khatam Al-Quran.



(Rantauprapat/28/04/2021) Safari Ramadhan puturan kedua Pengadilan Agama Rantauprapat mengambil tempat di pusat Kota Rantauprapat yaitu di masjid Baitul Muhsinin di Jalan Singamangaraja Simpang Perisai Rantau Selatan kembali dikunjungi Tim Safari yang terdiri dari Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs. H. Ribat, S.H.M.H, Drs. H. Idris, S.H. Drs. Abdul Hamid Lubus, M.H,  Syukri Adly S.H.I. MA. (Hakim Pengadilan Agama Rantauprapat dan  Jhoni , S.Ag (sekretaris).

            Kegiatan kunjungan Safari Dakwah Ramadhan Ke Masjid Baitul Muhsinin pada hari Rabu Tanggal 28 Mei 2021 setelah shalat Tarawih disambut hangat oleh Pengurus BKM Baitul Muhsinin Bapak Hariri dan Bapak Yusuf serta pengurus lainnya. Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus dan Jamaah Masjid Baitul Muhisinin yang  telah  memberikan waktu dan kesempatan kepada Tim untuk melakukan da’wah Ramadhan di bulan yang penuh berkah ini. Pengadilan Agama merupakan salah satu lembaga resmi negara yang secara otonom menerapkan ajaran Islam bidang hukum keluarga Islam. Dan Pengadilan Agama adalah milik umat Islam  yang secara khusus diperuntukan untuk  melayani kebutuhan akan hukum keluarga Islam. Oleh karenanya kami merasa sangat berkepentingan untuk datang dan berkunjung memberikan penyuluhan kepada masyarakat Islam sekitar akan pentingnya ketahanan keluarga Islam. Mengingat sekarang ini ketahanan keluarga slam sudah sangat rapuh dan angka perceraian setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan.oleh karenanya perlu dilakukan da’wah terus menerus kepada masayarakat akan pentingnya keutuhan keluarga, karena dari rumah tanggalah tatanan sosial terwujud. Manakala rumah tangga bagus, maka tatananan masyarakat juga akan bagus. Begitu juga sebaliknya .. tandas ketua.

safari kedua 1

Usai memberikan kata sambutan, dilanjutkan dengan ceramah ramadhan yang disampaikan oleh hakim muda Pengadilan Agama Rantauprapat, Suykri Adly, S.HI, MA , dalam tausiyahnya Hakim Syukri  mengurai panjang lebaran soal maraknya pernikahan dini di masyarakat. Perubahan usia pernikahan yang semula 16 tahun bagi wanita namun sesuai dengan Undang-Undang no 16 tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang No 1 tahun 1971 tentang perkawinan dimana usia minimal perempuan menikah menjadi 19 tahun, membuat permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama seluruh Indonesia mengalami lonjakan yang cukup drastis. Fonemana ini membuat kita ersah dan gelisah..ungkapnya. betapa tidak, hampir 90 % diantaranya sudah hamil duluan dan sangat sedikit oleh kondisi yang memaksa sehingga harus cepat menikah.paparnya.

            Tak ada jalan lain bagi kita orang tua harus mengawasi dengan ketat pergaulan anak gadis dan anak lajang kita, disamping itu mengarahkan mereka kepada tuntunan agama Islam dengan menyibukkan mereka untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilannya untuk mempersiapkan generasi Islam yang tangguh dan memiliki karaktek yang mulia. Tanpa komitmen dari orang tua dan kita semua, maka tak bisa dibayangkan bagaimana generasi Islam kedepannya..uangkapnya sedih.

safari kedua 2

Para Jama’ah shalat Isya dan tarawih terasa hanyut dan sedih dengan kondisi yang banyak terjadi akhir-akhir ini, terutama yang sering jadi korban pernikahan dini  adalah anak- anak masyarakat  bawah yang tidak lagi dapat sekolah akibat dari pergaulan dan himpitan hidup yang cukup berat. Oleh karenanya sebagai kaum muslim dan muslimat kita mempunyai tanggungjawab yang sangat berat untuk dapat menyelamatkan  anak-anak muda generasi penerus Islam  terhindar dari pergaulan bebas dan pernikahan dini..tandasnya.

            Dipenghujung kegiatan ust syukri langsung memimpin doa, kiranya Allah SWT memberikan kekuatan kepada jama’ah semuanya dan kepada kaum muslimin dan muslimat untuk dapat menyempurnakan puasa kita sampai dipenghujung Ramadhan. Amin yrb (By RR)  

             

Rantauprapat I 28 April 2021

hawasbid 1

Bertempat diruang Sekretaris Pengadilan Agama Rantauprapat dilaksanakan rapat tindak lanjut temuan Hawasbid Triwulan I Pada Pengadilan Agama Rantauprapat. Rapat yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 28 April 2021 pukul 14.00 Wib tersebut dipimpin langsung oleh sekretaris PA Rantauprapat dihadiri Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan, Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana, Perencanaan Teknologi Informasi dan Pelaporan serta Staff pada Kesekretariatan Pengadilan Agama Rantauprapat. 

 hawasbid 2

Rapat kali ini membahas tentang temuan Hakim Pengawas Bidang Triwulan I Pada Pengadilan Agama Rantauprapat khusus bidang kesekretariatan, kemudian bagaimana menindaklanjutinya dan apa-apa saja yang menjadi penyebab sehingga adanya temuan tersebut. Pada bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana tidak ditemukan temuan hanya saja ada rekomendasi dari Hakim Pengawas Bidang agar dihimbau kepada seluruh pegawai untuk segera melengkapi box file nya apabila ada surat-surat dinas terbaru yang dibutuhkan oleh kepegawaian, dilanjutkan bagian Umum dan Keuangan adanya realisasi DIPA 01 Tahun Anggaran 2021 yang realisasinya masih minimum sehingga dikhawatirkan anggaran tidak terserap 100% dan direkomendasikan Hakim Pengawas untuk segera menindaklanjuti dengan segera menambah serapan anggaran agar nantinya dapat terealisasi 100%, temuan tersebut dijawab dengan belum adanya Juknis untuk belanja modal tahun anggaran 2021 sehingga realisasi DIPA 01 belum bisa terserap banyak atau sesuai dengan yang diharapkan dan akan diusahakan terserapt di Mei 2021. Dilanjutkan pada bagian Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan, bahwa Hakim Pengawas merekomendasikan agar tenaga IT mengikuti pelatihan khusus IT agara website Pengadilan Agama Rantauprapat dapat maju dan berkembang sehingga masyarakat tertarik untuk melihatnya, kemudian realisasi anggaran prodeo agar dipublish pada website PA Rantauprapat dan menghimbau kepada seluruh warga Pengadilan Agama Rantauprapat untuk membuat artikel dan mengirimkan ke website. Realiasai Anggaran Prodeo telah di upload di website PA Rantauprapat sejak tahun 2019 agar masyarakat pencari keadilan dapat melihat masih adanya anggaran prodeo, dan tentang pelatihan tenaga IT bahwa tim IT PA Rantauprapat masih menunggu adanya pelatihan bidang IT yang dilaksanakan oleh Mahkamah Agung.

Sekretaris Pengadilan Agama Rantauprapat menghimbau agar temuan atau rekomendai ini segera dijawab untuk diteruskan kepada Wakil Ketua. Rapat berakhir dengan tanya jawab perihal masukan dan rencana kegiatan bidang kesekretariatan serta adakah kendala dalam pekerjaan. Alhamdulillah, rapat selesai pada pukul 15.00 bertepatan dengan jam pulang kantor di bulan Ramadhan. 

bintal aidil 1 Rantauprapat I 28 April 2021

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
 
Hari Rabu tanggal 28 April 2021 bertepatan dengan 16 Ramadhan 1442 H, Alhamdulillah dengan mengucap rasa syukur karena masih diberi kesehatan jasmani dan rohani sehingga seluruh warga Pengadilan Agama Rantauprapat masih dapat melaksanakan puasa Ramadhan dan masih dapat menghadiri kegiatan rutin yang penuh hikmah yakni Pembinaan Mental (BINTAL) dan Tadarus Al-Quran yang dilaksanakan setiap hari kerja selama bulan Ramadhan. Kegiatan yang sangat disenangi seluruh warga peradilan Agama Rantauprapat karena memiliki banyak manfaat, memberi ilmu pengetahuan tentang islam yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta tadarus yang mengajarkan cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Kegiatan ini tak luput dari kehadiran para pemimpin Pengadilan Agama Rantauprapat, Para Hakim, Para Pejabat Struktural dan Fungsional, Para Cpns dan Tenaga Kontrak/PPNPN Pengadilan Agama Rantauprapat.
 
Pembinaan Mental yang setiap hari disampaikan oleh para tokoh agama di kalangan Pengadilan Agama Rantauprapat khususnya hari ini oleh Bapak Drs. Aidil lebih sering membahas tentang puasa karena masih dalam suasana Ramadhan. Lebih lanjut beliau menjelaskan, puasa Ramadhan sebenarnya sudah ada sejak jaman sebelum Nabi Muhammad SAW, tepatnya saat jaman jahiliah. Allah menyuruh kaum jahiliah untuk melakukan ibadah puasa Ramadhan namun mereka menentangnya. Kemudian pada jaman Nabi Muhammad SAW puasa Ramadhan kembali di lakukan lagi atas perintah Allah SWT, melalui beberapa proses. Seperti disebut pada Q.S Al-Baqarah ayat 183 :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
 
Arab-Latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba 'alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba 'alallażīna ming qablikum la'allakum tattaqụn
Terjemah Arti: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, dijelaskan secara terperinci . 

1. Ya ayyuhallazina amanu - Wahai orang-orang yang beriman

Imam Ath Thabari menyatakan maksud ayat ini adalah : “Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, membenarkan keduanya dan mengikrarkan keimanan kepada keduanya” Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini: “Firman Allah Ta’ala ini ditujukan kepada orang-orang yang beriman dari umat manusia dan ini merupakan perintah untuk melaksanakan ibadah puasa”.

2. Kutiba 'alaikumus-siyamu - Telah diwajibkan atas kamu berpuasa

Al Qurthubi menafsirkan ayat ini: “Sebagaimana Allah Ta’ala telah menyebutkan wajibnya qishash dan wasiat kepada orang-orang yang mukallaf pada ayat sebelumnya, Allah Ta’ala juga menyebutkan kewajiban puasa dan mewajibkannya kepada mereka. Tidak ada perselisihan pendapat mengenai wajibnya”

3. Kama kutiba 'alallazina ming qablikum - Sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian

Imam Al Alusi dalam tafsirnya menjelaskan: “Yang dimaksud dengan ‘orang-orang sebelum kalian’ adalah para Nabi sejak masa Nabi Adam ‘Alaihissalam sampai sekarang, sebagaimana keumuman yang ditunjukkan dengan adanya isim maushul.

Menurut Ibnu Abbas dan Mujahid, yang dimaksud di sini adalah Ahlul Kitab. Menurut Al Hasan, As Suddi, dan As Sya’bi yang dimaksud adalah kaum Nasrani.

4. La'allakum tattaqun - Agar kalian bertaqwa

Kata la’alla dalam Alquran memiliki beberapa makna, diantaranya ta’lil (alasan) dan tarajji ‘indal mukhathab (harapan dari sisi orang diajak bicara). Dengan makna ta’lil, dapat kita artikan bahwa alasan diwajibkannya puasa adalah agar orang yang berpuasa mencapai derajat taqwa. Dengan makna tarajji, dapat kita artikan bahwa orang yang berpuasa berharap dengan perantaraan puasanya ia dapat menjadi orang yang bertaqwa.

 

 

  • aaaaUCAPAN PELANTIKAN rahmat 2.jpg
  • abCAPAN ribat.jpg
  • bUCAPAN buniyamin.jpg
  • cUCAPAN buRABIAH.jpg