tema : Letak Kebahagiaan Bukan Pada Kemewahan Dunia

Oleh  : Bapak Joni, S.Ag

Bintal joni 1

Rantauprapat I 29 April 2021

Hari Kamis tanggal 29 April 2021 pukul 13.00 Wib bertepatan dengan 27 Ramadhan 1442 H, dengan mengucap Alhamdulillah masih diberi kesehatan sehingga masih dapat melaksanakan kewajiban berpuasa tahun ini dan mudah-mudahan segala amal ibadah kita diterima Allah Subhanahu Wata'ala sehingga selesai Ramadhan tahun ini kita menjadi orang-orang yang bertaqwa, Aamiinn .. Pembinaan Mental (BINTAL) dihadiri oleh Drs. H. Ribat, S.H., M.H (Ketua), Buniyamin Hasibuan, S.Ag ( Wakil ), Panitera dan Sekretaris, Para Kepala Sub Bagian, Para Panitera Muda Hukum, Para Cpns, Para Staff dan Para Tenaga Kontrak/PPNPN Pengadilan Agama Rantauprapat.

Sudah menjadi sunatullah bahwa setiap manusia ingin mendapatkan kebahagiaan dari kesuksesan, setiap orang ingin bahagia dan sukses, akan tetapi ada sebahagian orang yang menilai kebahagiaan itu terletak di harta dan orang tersebut selalu berusaha mengumpulkan harta setiap hari, dan ada orang yang menganggap kebahagiaan itu ada dijabatan, maka setiap hari dia berusaha memperoleh jabatan bagaimanapun jalannya, ada juga orang yang beranggapan kebahagiaan itu ada digunung, dilaut, dibulan dan lain sebagainya dan mereka mengejar kebahagiaan yang menurut mereka benar. Jika demikian itu gambaran kehidupan yang sesungguhnya, lalu di mana sebenarnya letak sukses dan kebahagiaan itu. Berkeinginan menjadi orang kaya, berpangkat, terpandang, dan seterusnya tidak ada yang keliru. Harta dan pangkat sebenarnya penting sebagai instrumen untuk meraih kebahagiaan, asalkan dipandang dan ditempatkan secara tepat. Tidak sedikit orang mengira bahwa kebahagiaan itu terletak pada ketika seseorang sedang diberi, atau sedang memiliki. Tatkala sedang diberi dan atau memiliki merasa bahagia. Mungkin saja anggapan itu benar, tetapi kebahagiaan dimaksud sifatnya hanya sementara. Tidak lama kemudian, kebahagiaan itu akan segera menghilang.

Kebahagiaan dan kesuksesan yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan Allah terletak  pada orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah. Walaupun mungkin engkau melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta. Namun jika engkau melihat jauh, engkau akan mengetahui bahwa merekalah orang-orang yang paling berbahagia.  Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: 97). Ini adalah balasan bagi orang mukmin di dunia, yaitu akan mendapatkan kehidupan yang baik.

Letak kebahagiaan bukanlah dengan memiliki istana yang megah, mobil yang mewah, harta yang melimpah. Namun letak kebahagiaan adalah di dalam hati, yaitu hati yang memiliki keimanan, yang selalu merasa cukup dan selalu bersandar pada Allah Ta’ala.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita dan memberikan kita surga dunia yaitu dengan memiliki hati yang selalu bersandar pada-Nya. Hati yang selalu merasa cukup itulah yang lebih utama dari harta yang begitu melimpah.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi  wa sallam. 

bintal joni 2

 

Selesai kegiatan bintal dilanjutkan dengan tadarus bersama masing-masing kelompok, karena pada tanggal 05 Mei 2021 kita akan melaksanakan khatam Al-Quran.



  • aaaaUCAPAN PELANTIKAN rahmat 2.jpg
  • abCAPAN ribat.jpg
  • bUCAPAN buniyamin.jpg
  • cUCAPAN buRABIAH.jpg