bintal syukri 2

Rantauprapat I 27 April 2021

Penceramah oleh Bapak Mhd Syukri Aldy S.HI., M.A

Pembinaan Mental (BINTAL) hari ini  dengan tema : Tentang Al-Qur'an dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 27 April 2021 bertepatan dengan 15 Ramadhan 1442 H pada pukul 13.00 Wib bertempat diruang Media Center Kantor Pengadilan Agama Rantauprapat. Kegiatan rutin yang terlaksana di hadiri oleh segenap warga Pengadilan Agama Rantauprapat mulai dari para pimpinan beserta jajarannya. Banyak hikmah yang dirasakan dari adanya kegiatan ini, antara lain ilmu yang bermanfaat serta pahala bagi yang menyampaikan pesan kebaikan serta yang mendengarkan kemudian mengamalkannya. 

Lebih lanjut Bapak Mhd Syukri Adly S.HI., M.A menjelaskan tentang Al-Quran. Kita sering mendengar dan sering mengamalkan Al-Qur’an adalah kalam Allah yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad Subhanahu Wata'ala penutup para nabi dan rasul, dengan perantaraan malaikat Jibril, ditulis dalam mushaf-mushaf yang disampaikan kepada kita secara mutawatir (oleh orang banyak), serta mempelajarinya merupakan suatu ibadah, dimulai dengan surah al-Fatihah dan ditutup dengan surah al-Nash. Al-quran juga merupakan identitas, maka wajib dibaca bagi umat beragama islam sebisa dan sebaik-baik membaca Al-Quran serta dapat mengamalkannya isi dari kandungan Al-Quran tersebut, karena hukum yang ditegakkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan kalamullah (Al-Quran) dan hadist Rasulullah S.W.T. yang bersifat Qauli, Fi'liyah, Taqririyah, dan lain sebagainya.

Tidak ada suara yang lebih indah melebihi keindahan suara bacaan Al-Qur'an . Tiada yang lebih menenteramkan saat didengar kecuali mendengarkan lantunan ayat-ayat .Inilah fitrah manusia sesungguhnya. Bacaan Al-Qur'anlah yang telah meluluhkan hati Umar bin Khattab yang sebelumnya keras menjadi lembut.  Alquran telah mengarahkan hidup Umar bin Khattab sesuai dengan fitrahnya. Ia tak kehilangan sifat bawaan, namun kini ia gunakan ke sebuah jalan yang Alqurantuntun. Sifat lembut Umar makin menjadi-jadi saat berinteraksi dengan Alquran.  Begitulah seharusnya interaksi seseorang dengan Alquran. Hatinya menjadi lembut. Betapa banyak orang yang masuk Islam hanya karena mendengar Alquran. Benarlah jika Alquran dikatakan sebagai mukjizat. Meski tak mengerti apa arti bahasanya, ada ketenangan yang menyelinap saat kita mendengar bacaan Alquran. Selain bernilai ibadah , membaca Al-Quran bisa membuat hati kita jauh lebih tenang. Ini karena dengan membacanya berarti kita sedang berzikir mengingat Allah, Sedangkan barangsiapa mengingat Allah maka hatinya akan diliputi dengan ketenangan. Banyak orang bersusah-payah, mengeluarkan banyak uang demi mencari ketenangan, Padahal ketenangan datang dari hati yang jernih, hati yang senantiasa terpaut kepada Allah, hati yang senantiasa mengingat-Nya.

bintal syukri 1

Beliau menjelaskan lebih lanjut hadist yang menyebutkan adanya syafaat dengan membaca Al-Quran. Dari Abu Umamah al-Bahili, Rasulullah SAW bersabda, "Bacalah Alquran, maka sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya." Hadis ini memerintahkan agar menjadikan Al Qur’an sebagai bacaan utama harian kita. Kelak Al-Qur'an akan menjadi sahabat di akhirat jika kita sudah membersamainya sejak di dunia. Jika kita menjaga kelestariannya dengan membaca dan berpegang teguh pada isi kandungannya, niscaya Al-Qur’an akan menjaga kita dengan memberikan syafaat/pertolongan di akhirat kelak. Ayat-ayat Al-Qur’an ibarat anak-anak tangga yang akan mengantarkan pembacanya kepada tangga tertinggi di sisi Allah SWT. Keindahan suara bacaan Al-Qur’an di dunia akan mengusik perhatian Allah SWT dan memunculkan kerinduan untuk mendengarkan kembali di surga.

Syafaat Al Qur’an pada hari kiamat adalah nyata dan tidak terbantahkan. Untuk mendapatkan syafaat Al-Qur’an, seseorang harus memiliki hati yang terikat kuat dengan Al-Qur’an, menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan utama dan berpegang teguh kepada isi kandungannya. Tapi jika Al Qur’an hanya dijadikan sebagai penghias dinding, mahar pernikahan, atau pelengkap aksesoris rumah tanpa membacanya dan mengamalkan isi kandungannya, maka Al Qur’an akan menarik pemilik mushaf ke dalam kobaran api neraka. 

Demikian bintal yang disampaikan pada hari ini, Jika manusia mau menjadikan Al Qur'an sebagai panduan hidupnya baik untuk kepentingan akhirat dan kebutuhan dunianya, niscaya manusia itu akan dapat meraih dambaan hidupnya yaitu kebahagian dunia dan kebahagiaan akhirat. Oleh karena itu, marilah kita memotivasi diri untuk istiqamah membaca Al Qur’an setiap hari baik di rumah, tempat kerja, masjid/mushalla, maupun tempat-tempat baik lainnya. Semoga kita bukan merupakan golongan orang-orang yang melalui hari-hari tanpa membaca Al-Qur’an.

شَهۡرُ رَمَضَانَ الَّذِىۡٓ اُنۡزِلَ فِيۡهِ الۡقُرۡاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الۡهُدٰى وَالۡفُرۡقَانِۚ فَمَنۡ شَهِدَ مِنۡكُمُ الشَّهۡرَ فَلۡيَـصُمۡهُ ؕ وَمَنۡ کَانَ مَرِيۡضًا اَوۡ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنۡ اَيَّامٍ اُخَرَؕ يُرِيۡدُ اللّٰهُ بِکُمُ الۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيۡدُ

بِکُمُ الۡعُسۡرَ وَلِتُکۡمِلُوا الۡعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمۡ وَلَعَلَّکُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ

 

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.  QS. Al-Baqarah Ayat 185
 
  • aaaaUCAPAN PELANTIKAN rahmat 2.jpg
  • abCAPAN ribat.jpg
  • bUCAPAN buniyamin.jpg
  • cUCAPAN buRABIAH.jpg