bintal keempat 1 2021

Rantauprapat I 21 April 2021

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛

Artinya :
    Segala puji bagi Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hambanya, Maha suci Allah, Dia-lah yang menciptakan bintang-bintang di langit, dan dijadikan padanya penerang dan Bulan yang bercahaya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, yang diutus dengan kebenaran, sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak pada kebenaran dengan izin-Nya, dan cahaya penerang bagi umatnya. Ya Allah, curahkan sholawat dan salam bagi nya dan keluarganya, yaitu doa dan keselamatan yang berlimpah.

" Panggilan orang-orang yang beriman dalam perintah puasa Ramadhan menunjukkan beberapa rahasia. Salah satunya, bahwa yang diperintah berpuasa hanya orang yang beriman dan menjalankannya berdasarkan ketakwaan sehingga mendapat pahala dan ampunan dosa" . Demikian ungkapan Bapak Drs. Abdul Hamid Lubis M.H pada awal Pembinaan Mental (BINTAL) yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 21 April 2021 bertepatan dengan 09 Ramadhan 1442 H bertempat di ruang Media Center Kantor Pengadilan Agama Rantauprapat dengan dihadiri Drs. H Ribat S.H., M.H ( Ketua ), Buniyamin Hasibuan, S.Ag ( Wakil Ketua ), Para Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, Para CPNS dan Para Tenaga Kontrak / PPNPN Pengadilan Agama Rantauprapat.

Beliau menlanjutkan, seperti yang tersebut dalam Q.S Al-Baqarah: 183. Allah memerintahkan berpuasa kepada umat Muhammad SAW dengan panggilan, "Hai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa". (Al-Baqarah: 183).

Imam Ghazali mengkategorikan tingkat puasa umat Islam. Puasa itu ada tiga tingkatan yaitu shaumul umum (puasa kelas awam), shaumul khushus (puasa kelas istimewa), dan shaumul khushusil khushus (puasa kelas sangat istimewa).

1. Shaumul umum (puasa kelas awam).

Puasa kelas awam artinya puasa cuma menahan lapar, haus dan syahwat, menjaga mulut dan alat kelamin dari hal-hal yang membatalkan puasa. Nabi Muhammad SAW memberikan nasihat, "Berapa banyak umatku yang berpuasa cuma menahan lapar dan haus, mereka tak akan mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT."

2. Shaumul khushus (puasa kelas istimewa).

Shaumul khushus, atau puasa kelas istimewa yaitu puasa yang menahan pendengaran yang tidak perlu didengar, penglihatan, lisan ini sumber hilangnya pahala puasa serta mengajak puasa tangan, kaki dan segala anggota badan dari dosa dan maksiat.

3. Shaumul khushusil khushus (puasa kelas sangat istimewa).

Shaumul khushusil khushus merupakan puasanya para nabi, shiddiqin, dan muqarrabin. Selain menahan haus,lapar dan syahwat serta anggota tubuh, puasa ini menahan hati dari keraguan mengenai hal-hal keakhiratan. Juga menahan pikiran untuk tidak memikirkan masalah dunia, serta menjaga diri dari berpikir selain Allah SWT.

bintal keempat 2 2021

Dari ketiga tingkatan puasa tersebut kita harus tau kita di posisi yang mana dan tingkatan tersebut diharapkan menjadi pendorong semangat diri untuk menjadi individu dengan kadar puasa yang berkualitas, seperti puasanya para nabi. Dan dalam mengerjakan setiap ibadahnya harus dilandasi dengan niat yang ikhlas. Kebersihan hati dari ria dan dengki dari mempamerkan ibadah-ibadah yang dikerjakan akan tetapi setiap ibadah yang dikerjakan selama Ramadan haruslah ikhlas dan benar-benar dari hati sanubari untuk mengharapkan keridhaan Allah SWT. Keikhlasan dimulai dalam berniat dan mengerjakan ibadah puasa, shalat dan tilawatul quran dan semua ibadah-ibadah lainnya dijadikan untuk membersihkan qalbu.

bintal keempat 3 2021

  • aaaaUCAPAN PELANTIKAN rahmat 2.jpg
  • abCAPAN ribat.jpg
  • bUCAPAN buniyamin.jpg
  • cUCAPAN buRABIAH.jpg