TAKJIAH BUYA AMIN 1

(Pangkalansusu/07/09/2020) berita duka atas meninggalnya Ketua Pengadilan Agama Medan Bapak Drs. Aminuddin, M.H. tersebar begitu cepat.  Segenap jajaran Pengadilan Agama tersentak dengan berpulangnya ke rahmatullah Buya Aminuddin. Banyak yang tak  menyangka kalau buya begitu panggilan akrabnya, telah menghadap sang khalik pada hari Minggu pukul 15.30 saat menuju rumah Sakit Ganashe  Batang Kuis.

          Alm. Buya Amin, baru saja di lantik sebagai ketua Pengadilan Agama Medan pada tanggal 13 Agustus 2020. Belum sampai satu bulan alm. Menjabat sebagai Ketua, meskipun sebelumnya sekitar 5 bulan beliau menjabat sebagai Wakil Ketua PA. Medan. Semasa hidupnya beliau pernah bertugas di Pengadilan Agama Rantauprapat, PA. Stabat, Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, PA. Krui, PA. Bondowoso dan terakhir pulang ke kampung halaman PA. Medan. Banyak kenangan yang terukir indah semasa hidupnya buya, kenang Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat Drs. H. Ribat,S.H.,M.H. .. sewaktu sama-sama tugas di Aceh beliau lah yang pertama sekali menjamu kami dan keluarga makan bersama di rumah dinas Lhoksukon, dan bulan Maret 2018 yang lalu, saya berkunjung ke Bondowoso setelah selesai kegiatan reuini cakim III di Bali, kami dari Bali jalan darat menuju bondowoso dan menginap di rumah dinas beliau selama dua hari, dan pulangnya di titipi lagi dengan tape khas Bondowoso untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke Medan. Kenangnya.

TAKJIAH BUYA AMIN 2

Saat berta’jiah ke rumah duka di Pangkalan Susu, Ketua Pengadilan Agama Rantauprapat tak dapat menahan rasa sedih yang mendalam, sewaktu jenazah mulai di mandikan,dikafani, dishalatkan dan dikebumikan, para pelayat sesama rekan hakim di Pengadilan Agama Medan menuturkan bahwa alm. Pada Senin yang lalu masih melantik saya sebagai hakim PA Medan, kemudian hari rabu kemarin beliau masih menjalankan sidang sebagai ketua majelis, dan hari ini selang beberapa hari saja alm. sudah berada di liang lahat,,ungkap Musa Hasibuan merunduk.

TAKJIAH BUYA AMIN 3

Ternyata perjalanan hidup manusia tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi besok, kita hanya pasrah menjalaninya. Semua berada dalam genggaman yang kuasa. Semasa hidupnya alm. seorang yang sangat baik hati senang bersedekah, murah senyum, taat beribadah dan sangat disayangi keluarga. Alm. juga seorang olahragawan Tenis lapangan sering diutus oleh Pengadilan Tinggi dimanapun beliau bertugas untuk memperkuat Tim, hampir setiap turnamen yang diadakan Mahkamah Agung beliau tetap ikut. Begitu juga hampir disetiap tempat alm. bertugas selalu punya teman tenis dari berbagai kalangan dan instansi. Maka tidak heran para petinggi di badan Peradilan Agama mengenal Buya Amin seorang atlit tenis yang juga ustad.

TAKJIAH BUYA AMIN 4

Beliau selalu siap ditugaskan dimanapun, dan sang isteri bunda Juli akan selalu setia mendampingi alm. kemanapun. Yang penting asal ada lapangan tenisnya kemanapun mutasi Insyaallah beliau siap, ungkap petinggi Badilag yang tidak mau disebutkan namanya. Kini buya sudah tiada, segala kebaikan dan pengabdian telah buya sumbangkan untuk lembaga Pengadilan Agama, begitu juga untuk masyarakat sekitar telah merasakan kehadiran buya yang begitu sangat bermamfaat. Hanya do’a kami semoga segala kebaikan dan ibadah buya selama hidup diterma Allah SWT, dan segala dosa dan kesalahan dimaafkan Allah SWT,,,selamat jalan buya ... (by RR)  

 

 

  • aaaturut berduka cita bapak Aminuddin.jpg
  • aaUCAPAN pak habib .jpg
  • abCAPAN ribat.jpg
  • bUCAPAN buniyamin.jpg
  • cUCAPAN buRABIAH.jpg
  • UCAPAN aidil.jpg
  • UCAPAN Alpun.jpg
  • UCAPAN bakti.jpg
  • UCAPAN joni.jpg
  • UCAPAN  kurniawan.jpg
  • UCAPAN  SUHAIMI SE.jpg
  • UCAPAN suhatta.jpg
  • UCAPAN syai.jpg
  • UCAPAN ZUKRI.jpg
  • zturut berduka.jpg